x

Apple Siapkan MacBook Murah Pakai Chip iPhone

waktu baca 2 menit
Rabu, 13 Agu 2025 09:00 90 Suprawy

EVOREO.COM – Apple tampaknya sedang meracik strategi baru untuk menguasai pasar laptop entry-level. Raksasa teknologi asal Cupertino ini kabarnya tengah menyiapkan kejutan besar. Mereka berencana merilis MacBook versi terjangkau dalam waktu dekat.

Menariknya, Apple akan membekali laptop ini dengan chip A18 Pro. Kita mengenal prosesor ini sebagai otak dari iPhone 16 Pro. Langkah ini menjadi sejarah baru bagi Apple. Untuk pertama kalinya, mereka memasangkan chip iPhone ke dalam lini produk MacBook.

Desain Ringkas dan Layar Kompak

Analis memprediksi laptop ini akan memiliki layar berukuran 12,9 inci. Ukuran ini sedikit lebih kecil jika kita membandingkannya dengan MacBook Air saat ini (13,6 inci). Dimensi tersebut tentu membuat perangkat ini sangat ringkas.

Apple kemungkinan besar akan menawarkan desain yang ringan dan penuh warna. Konsumen bisa memilih varian warna seperti silver, biru, pink, dan kuning. Desain yang stylish ini tentu sangat menarik bagi kalangan muda dan pelajar.

Harga Ramah di Kantong

Berapa harga untuk membawa pulang laptop ini? Prediksi menyebutkan Apple akan membanderolnya mulai dari 599 hingga 699 dolar AS. Jika kita konversikan, harganya sekitar Rp9 jutaan hingga Rp11 jutaan. Bahkan, harga khusus pendidikan bisa mulai dari 599 dolar AS.

Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan MacBook Air M2 atau M3. Saat ini, Apple menjual MacBook Air mulai dari 999 dolar AS (atau 899 dolar AS untuk pelajar). Selisih harga yang signifikan ini tentu menjadi daya tarik utama.

Performa dan Kompromi Spesifikasi

Meskipun murah, Apple tetap menjamin performa yang mumpuni. Chip A18 Pro memang tidak sekuat seri M (seperti M1, M2, atau M3). Namun, prosesor ini sudah sangat cukup untuk kebutuhan harian. Pengguna bisa mengetik, browsing, dan melakukan pekerjaan ringan dengan lancar.

Namun, Apple tentu harus melakukan kompromi untuk menjaga harga tetap rendah. Konsumen mungkin akan menemukan penurunan pada kualitas layar. Kapasitas RAM dan penyimpanan internal juga mungkin lebih terbatas. Ketersediaan port pun akan minimalis. Kemungkinan besar, Apple tidak akan menyertakan dukungan Thunderbolt pada perangkat ini.

Strategi Pasar Apple

Produksi massal kabarnya akan mulai pada kuartal IV 2025 hingga awal 2026. Apple menargetkan pengiriman awal mencapai 5–7 juta unit. Strategi ini berpotensi mendongkrak total penjualan MacBook hingga 30–40 persen.

Perlu kita catat, Apple tidak menujukan model ini hanya untuk pasar pendidikan atau sebagai pengganti Chromebook semata. Sebaliknya, mereka ingin menjangkau konsumen yang lebih luas. Langkah ini merupakan upaya cerdas Apple untuk mengimbangi penurunan penjualan MacBook yang sempat terjadi beberapa waktu lalu.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x
Translate »